Hypervisor. Mungkin masih banyak yang belum mengerti bahkan belum
pernah mendengar apa itu Hypervisor. Kita semua tahu, di dalam sebuah
sistem, pasti harus ada yang mengatur kerja dari sistem itu sendiri.
Misalnya saja pada sebuah perusahaan, harus ada seorang manager yang
mengatur kerja para anak buahnya. Kita tidak bisa begitu saja melepaskan
anak buah kita tanpa ada yang mengaturnya. Bisa dipastikan kerjanya
akan kacau. Begitu juga dengan sistem yang ada di dalam komputer. Tanpa
ada yang mengatur kerja dari sistem yang ada di dalam komputer, maka
sebuah komputer tentu tidak akan bisa melakukan kerjanya dengan baik.
Dan yang mengatur kerja dari sebuah komputer dinamakan Operating System
(OS).
Sebuah operating system mengatur segala proses yang ada di dalam
komputer. Operating System juga sering disebut sebagai perantara antara
sebuah mesin komputer dengan seorang user. Nah, pada Cloud Computing,
operating system tersebut bernama Hypervisor. Tanpa ada Hypervisor, maka
sebuah cloud computing tidak akan bisa berjalan dengan baik.
Hypervisor sendiri adalah sebuah teknik virtualisasi yang
memungkinkan beberapa operating system untuk berjalan bersamaan pada
sebuah host. Dikatakan teknik virtualisasi karena OS yang ada bukanlah
sebuah OS yang sesungguhnya, hanya sebuah virtual machine saja. Tugas
dari hypervisor adalah untuk mengatur setiap operating system tersebut
sesuai dengan gilirannya agar tidak mengganggu satu dengan yang
lainnya. Terkadang, hypervisor juga disebut sebagai Virtual Machine
Management (VMM), sesuai dengan tugasnya dalam mengatur beberapa virtual
machine.
Pada setiap jenis komputer, seperti cluster computing, grid
computing, PC ataupun mainframe, memiliki OS yang berbeda satu sama lain
karena memiliki sistem yang juga berbeda. Setiap OS tersebut di desain
sesuai dengan kebutuhan dari sistem masing masing. Untuk Hypervisor
sendiri, didesain lebih mirip OS untuk mainframe dari pada Windows OS.
Hal ini dikarenakan sebuah hypervisor, harus bisa mengatur beberapa
sistem sekaligus, layaknya sebuah host melayani beberapa client pada
mainframe. Pada cloud computing, bukan hanya satu sistem saja yang harus
diatur.Maka dari itu digunakanlah sebuah Hypervisor sebagai OS dari
cloud computing. Hypervisor bertugas untuk mengatur beberapa virtual
machine ini sehingga nantinya sebuah cloud computing bisa berjalan
dengan baik.
No comments:
Post a Comment