small rss seocips Music MP3
MUSIK

Saturday, 11 October 2014

Hypervisor : Sistem Operasi Cloud Computing

Hypervisor. Mungkin masih banyak yang belum mengerti bahkan belum pernah mendengar apa itu Hypervisor. Kita semua tahu, di dalam sebuah sistem, pasti harus ada yang mengatur kerja dari sistem itu sendiri. Misalnya saja pada sebuah perusahaan, harus ada seorang manager yang mengatur kerja para anak buahnya. Kita tidak bisa begitu saja melepaskan anak buah kita tanpa ada yang mengaturnya. Bisa dipastikan kerjanya akan kacau. Begitu juga dengan sistem yang ada di dalam komputer. Tanpa ada yang mengatur kerja dari sistem yang ada di dalam komputer, maka sebuah komputer tentu tidak akan bisa melakukan kerjanya dengan baik. Dan yang mengatur kerja dari sebuah komputer dinamakan Operating System (OS).

Sebuah operating system mengatur segala proses yang ada di dalam komputer. Operating System juga sering disebut sebagai perantara antara sebuah mesin komputer dengan seorang user. Nah, pada Cloud Computing, operating system tersebut bernama Hypervisor. Tanpa ada Hypervisor, maka sebuah cloud computing tidak akan bisa berjalan dengan baik.

Hypervisor sendiri adalah sebuah teknik virtualisasi yang memungkinkan beberapa operating system untuk berjalan bersamaan pada sebuah host. Dikatakan teknik virtualisasi karena OS yang ada bukanlah sebuah OS yang sesungguhnya, hanya sebuah virtual machine saja. Tugas dari hypervisor adalah untuk mengatur setiap operating system tersebut sesuai dengan gilirannya agar tidak mengganggu satu  dengan yang lainnya. Terkadang, hypervisor juga disebut sebagai Virtual Machine Management (VMM), sesuai dengan tugasnya dalam mengatur beberapa virtual machine.

Pada setiap jenis komputer, seperti cluster computing, grid computing, PC ataupun mainframe, memiliki OS yang berbeda satu sama lain karena memiliki sistem yang juga berbeda. Setiap OS tersebut di desain sesuai dengan kebutuhan dari sistem  masing masing. Untuk Hypervisor sendiri, didesain lebih mirip OS untuk mainframe dari pada Windows OS. Hal ini dikarenakan sebuah hypervisor, harus bisa mengatur beberapa sistem sekaligus, layaknya sebuah host melayani beberapa client pada mainframe. Pada cloud computing, bukan hanya satu sistem saja yang harus diatur.Maka dari itu digunakanlah sebuah Hypervisor sebagai OS dari cloud computing. Hypervisor bertugas untuk mengatur beberapa virtual machine ini sehingga nantinya sebuah cloud computing bisa berjalan dengan baik.

No comments:

Post a Comment